Seekor ikan paus terdampar di pesisir pantai Kelurahan Mareku, RT 07, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan, Rabu 7 Januari 2026 menghebohkan warga setempat.
Peristiwa langka ini sontak menyita perhatian masyarakat yang berada di sekitar lokasi, bahkan sejumlah warga dari kelurahan sekitar turut berdatangan untuk menyaksikan langsung kemunculan mamalia laut berukuran raksasa tersebut.
Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, menyebutkan tubuh ikan paus tampak tergeletak di dekat bebatuan pantai, dengan ombak cukup kuat terus menghantam pesisir. Suasana di lokasi terlihat ramai, warga berkerumun di tepi pantai, sebagian mencoba mendekat untuk melihat lebih jelas kondisi paus yang terdampar, sementara lainnya mengabadikan momen langka itu menggunakan telepon genggam.
Hingga kini, penyebab pasti terdamparnya ikan paus tersebut masih belum diketahui. Namun, dugaan sementara mengarah pada faktor alam, terutama kondisi cuaca dan gelombang laut yang tidak stabil dalam beberapa hari terakhir di wilayah perairan Kota Tidore Kepulauan.
Perubahan arus laut dan ombak tinggi kerap disebut sebagai salah satu faktor yang dapat mengganggu navigasi satwa laut besar seperti paus.
Warga setempat diminta untuk tidak mendekati apalagi menyentuh ikan paus tersebut secara langsung. Selain berpotensi membahayakan keselamatan manusia, tindakan tersebut juga dapat memperburuk kondisi kesehatan hewan laut yang dilindungi itu. Masyarakat juga diminta untuk menjaga ketertiban di sekitar lokasi agar tidak terjadi kerumunan berlebihan.
Pihak terkait diharapkan segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut, termasuk memastikan kondisi ikan paus dan mengambil langkah sesuai prosedur penanganan satwa laut yang terdampar.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika kondisi laut serta perlunya kepedulian bersama dalam menjaga dan melindungi ekosistem serta satwa laut yang dilindungi.


Tinggalkan Balasan