Seorang mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate berinisial FA ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya yang berlokasi di RT 03, Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, pada Kamis, 22 Januari 2026, dini hari.

Peristiwa ini pertama kali menimbulkan kecurigaan di kalangan teman-teman korban lantaran FA tak kunjung memberikan respons sejak pagi hari. Salah satu teman korban, Putri, menuturkan bahwa mereka sempat mendatangi indekos korban sekitar pukul 09.00 WIT, namun pintu kamar dalam kondisi terkunci dan tidak ada jawaban.

“Torang sudah datang jam sembilan pagi, tapi dia tidak buka pintu. Lalu torang balik lagi sekitar jam tiga dini hari, tetap tidak ada respons,” ujar Putri.

Merasa khawatir, teman-teman FA kemudian menghubungi tetangga sekitar serta pemilik indekos. Upaya membuka akses ke dalam kamar akhirnya dilakukan dengan mencungkil jendela. Saat itulah FA ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Kapolsek Ternate Selatan, Ipda Fatmawati Sukur, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi, sehingga jenazah langsung dibawa ke Kota Tidore untuk dimakamkan.

“Keluarga menolak autopsi dan jenazah telah dibawa untuk dimakamkan. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut,” jelas Ipda Fatmawati.

Peristiwa tragis ini menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan korban dan civitas akademika Universitas Khairun. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian bersama terhadap kondisi sosial, emosional, dan kesehatan mental mahasiswa, baik di lingkungan kampus maupun tempat tinggal.

Redaksi
Editor
Redaksi
Reporter