Banjir yang menggenangi ruas jalan nasional Maba–Buli memantik reaksi cepat Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur. Jalur vital penghubung Kecamatan Maba dan Buli itu tergenang air hingga membahayakan keselamatan pengguna jalan, sehingga memicu langkah tegas dari pemerintah daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, langsung menginstruksikan Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Haltim, Ardiansyah Majid, untuk melayangkan surat resmi kepada PT Alngit Raya. Perusahaan tambang tersebut diduga menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya banjir di sekitar ruas jalan nasional itu.
“Perusahaan diminta segera melakukan perbaikan terhadap konstruksi tambang dan tanggul di sekitar area jalan agar kejadian seperti ini tidak terulang dan tidak membahayakan masyarakat,” tegas Ricky, Sabtu 7 Februari 2026.
Menurutnya, genangan air di badan jalan tidak hanya mengganggu kelancaran arus transportasi, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan, mengingat ruas Maba–Buli merupakan jalur utama mobilitas warga dan distribusi logistik.
Selain menyurati perusahaan, Sekda Haltim juga memerintahkan DPLH untuk menyiapkan surat kepada Inspektur Tambang serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) agar turut menyikapi persoalan tersebut.
“Saya minta juga disiapkan surat ke Inspektur Tambang dan Kemen LH untuk menyikapi kejadian ini, karena sudah membahayakan warga pengguna jalan di ruas nasional Buli–Maba,” ujarnya.
Ricky menegaskan, pemerintah daerah tidak akan mentolerir aktivitas usaha yang mengabaikan aspek keselamatan publik dan kelestarian lingkungan. Setiap perusahaan, kata dia, memiliki kewajiban memastikan kegiatan operasionalnya tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.
“Keselamatan warga adalah prioritas. Jika terbukti ada kelalaian dalam pengelolaan lingkungan, tentu akan ada langkah tegas sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Alngit Raya belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur memastikan akan terus memantau perkembangan di lapangan guna menjamin keamanan dan kelancaran arus transportasi di ruas jalan nasional Maba–Buli.



Tinggalkan Balasan