Kapal Motor (KM) Intim Teratai mengalami karam di perairan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, saat dalam perjalanan dari Babang menuju Kota Ternate.

Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Babang pada Senin, 16 Februari 2026 pukul 21.00 WIT dengan tujuan Pelabuhan Bastiong, Ternate. Namun pada Selasa dini hari, 17 Februari 2026 sekitar pukul 04.45 WIT, kapal mengalami kandas dan miring di perairan sekitar Pulau Makian hingga akhirnya karam.

Para penumpang yang berada di atas kapal segera melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Ternate dan meminta bantuan evakuasi. Laporan darurat itu langsung ditindaklanjuti oleh jajaran penyelamat.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan bahwa setelah menerima informasi kecelakaan, Tim Rescue Kansar Ternate bersama unsur terkait segera mempersiapkan personel dan bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan KN SAR Pandudewanata untuk melaksanakan operasi evakuasi.

“Hingga saat ini, tim di lapangan masih berupaya melakukan proses evakuasi terhadap para penumpang yang berada di KM Intim Teratai. Proses penyelamatan dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi perairan dan situasi kapal yang telah karam,” ucapnya.

Kata Iwan, jumlah korban masih dalam proses pendataan. Belum ada laporan resmi terkait korban selamat, meninggal dunia, maupun yang masih dalam pencarian.

“Operasi ini melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Kantor SAR Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, Lanal Ternate, KPLP Ternate, serta dukungan dari keluarga korban yang turut memantau perkembangan di lokasi,” pungkasnya.

Redaksi
Editor
Redaksi
Reporter