Kapal Motor Jolor 01 dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Pulau Miskin, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, pada Selasa 3 Maret 2026 dini hari.
Informasi tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate dari Yasin selaku nahkoda kapal yang melaporkan langsung kondisi darurat yang dialami kapal beserta tujuh orang di dalamnya.
Berdasarkan laporan yang diterima, KM Jolor 01 bertolak dari Pelabuhan Kayoa pada Senin malam 02 Maret 2026 pukul 23.00 WIT dengan tujuan Kota Ternate. Namun pada Selasa dini hari 03 Maret 2026) sekitar pukul 03.00 WIT, kapal mengalami kerusakan mesin.
Titik lokasi kejadian diperkirakan berada pada koordinat 0° 8’56.00″ LU / 127°32’41.00″ BT atau sekitar 37,71 mil laut dengan radian 165,32 derajat dari Kota Ternate.
Upaya perbaikan secara mandiri telah dilakukan oleh kru kapal, namun kerusakan mesin tidak berhasil diatasi. Mengingat kondisi kapal yang terombang-ambing di laut dan mempertimbangkan faktor keselamatan, nahkoda kemudian menghubungi Kantor SAR Ternate untuk meminta bantuan evakuasi.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan warga tersebut.
“Pukul 10.40 WIT Kantor Pencarian dan Pertolongan Kantor SAR Ternate segera mengerahkan KN SAR 237 Pandudewanata menuju lokasi kejadian guna melaksanakan operasi SAR dan memberikan bantuan kepada para korban,” akunya.
Kata dia, operasi ini turut melibatkan unsur dari Polairud Polda Maluku Utara serta KPLP Ternate untuk mempercepat proses penanganan di lapangan.
Iwan bilang adapun jumlah korban dalam kejadian ini sebanyak tujuh orang, masing-masing Yasin (Captain), Rian, Fandi, Afung, Dani, Medari, dan Rafid.
“Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih dalam perjalanan menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi,”pungkasnya.



Tinggalkan Balasan