Cabang olahraga karate Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) kembali membuktikan kualitasnya di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku Utara V.
Bertanding di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, tim karate Haltim sukses membawa pulang satu medali emas dan empat medali perunggu, sekaligus menambah pundi-pundi prestasi kontingen Limabot Faifiye.
Sorotan utama datang dari karateka andalan Haltim, Rani Anggriani, yang tampil impresif di kelas Senior -61 kilogram. Dengan performa penuh percaya diri dan teknik yang matang, Rani berhasil melaju hingga partai final sebelum memastikan medali emas usai menundukkan atlet Kabupaten Halmahera Barat, Prisilia Dadi.
Keberhasilan Rani menjadi pelecut semangat bagi rekan-rekannya. Empat medali perunggu turut dipersembahkan oleh Putri Sari Awaliah pada kategori putri perorangan, Tamsir Sadie di kelas Senior -60 kilogram, Alimudin Lanaisa di kelas Senior -84 kilogram, serta Jonathan Malicang pada kelas Senior -67 kilogram.
Pelatih Karate Haltim, Subandrio Lamasrin, mengaku bangga atas perjuangan para atlet yang telah menunjukkan semangat juang tinggi selama mengikuti kompetisi bergengsi tingkat provinsi tersebut.
“Alhamdulillah, kerja keras atlet dan tim selama masa persiapan akhirnya membuahkan hasil. Kami bersyukur bisa mempersembahkan satu medali emas dan empat medali perunggu untuk masyarakat Halmahera Timur,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).
Menurut Subandrio, capaian tersebut menjadi bukti bahwa karate Haltim memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan bersaing dengan daerah lain di Maluku Utara. Meski demikian, ia menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu diperkuat, terutama pengalaman bertanding dan mental kompetitif atlet.
Ia berharap para atlet mendapat lebih banyak kesempatan mengikuti kejuaraan di luar daerah agar memiliki jam terbang yang lebih tinggi dan mampu meningkatkan kualitas teknik maupun mental bertanding.
“Kami masih membutuhkan lebih banyak pengalaman melalui berbagai turnamen. Jam terbang sangat penting untuk membentuk mental juara dan meningkatkan kemampuan atlet,” katanya.
Prestasi karate Haltim juga mendapat apresiasi dari Sekretaris KONI Haltim yang sekaligus Ketua Kontingen Porprov Malut V, Ashadi Tajuddin. Ia menyebut keberhasilan para karateka merupakan hasil dari kerja keras atlet, pelatih, dan dukungan berbagai pihak dalam pembinaan olahraga di daerah.
“Medali yang diraih ini adalah kebanggaan bagi seluruh masyarakat Halmahera Timur. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada atlet dan pelatih yang telah berjuang mengharumkan nama daerah,” ungkap Ashadi.
Ia menegaskan, berbagai kebutuhan dan aspirasi yang disampaikan cabang olahraga, termasuk karate, akan menjadi perhatian KONI Haltim. Seluruh usulan terkait fasilitas, perlengkapan, hingga kebutuhan pembinaan atlet akan diteruskan kepada Ketua Umum KONI Haltim untuk ditindaklanjuti.
Prestasi satu emas dan empat perunggu yang diraih karate Haltim tidak hanya menambah koleksi medali kontingen Halmahera Timur di Porprov Malut V, tetapi juga menjadi bukti bahwa pembinaan atlet di daerah terus menunjukkan perkembangan positif. Hasil ini sekaligus menjadi motivasi bagi cabang olahraga lainnya untuk terus berjuang dan mempersembahkan prestasi terbaik bagi Bumi Limabot Faifiye.

Tinggalkan Balasan