Aroma kemenangan mulai tercium di Kota Rempah jelang duel panas pekan ke-23 BRI Super League 2025-2026. Malut United menyatakan kesiapan penuh untuk menjamu raksasa ibu kota, Persija Jakarta, di Stadion Gelora Kie Raha, Selasa 24 Februari 2026 malam.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga momentum kebangkitan bagi tuan rumah. Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, menegaskan anak asuhnya telah melupakan hasil minor pada pertandingan sebelumnya dan kini mengalihkan fokus penuh demi mengamankan kemenangan di hadapan publik sendiri.
“Fokus penuh menghadapi Persija dan kami akan bekerja keras untuk meraih tiga poin,” tegas Hendri dalam sesi konferensi pers.
Meski belum pernah menang dalam tiga pertemuan terakhir melawan Macan Kemayoran, Hendri tetap optimistis tren negatif itu akan berakhir. Kepercayaan diri tersebut bukan tanpa alasan. Hingga pekan ke-22, Laskar Kie Raha tercatat sebagai tim tersubur di liga dengan torehan 44 gol.
Ketajaman duet lini depan menjadi senjata utama. David da Silva dan Ciro Alves sama-sama telah mengemas tujuh gol di kandang musim ini. Pergerakan dinamis dan naluri gol keduanya diharapkan kembali menjadi momok bagi lini pertahanan Persija.
Di balik optimisme tersebut, tuan rumah tetap menghadapi tantangan serius. Dua pilar lini belakang, Safrudin Tahar dan Nilson Junior, harus absen akibat akumulasi kartu. Absennya dua nama ini sempat memunculkan tanda tanya terkait soliditas pertahanan.Namun Hendri menepis kekhawatiran itu.
“Saya pikir hal itu bukan menjadi masalah. Kami sudah menyiapkan komposisi line-up yang tak kalah kuat. Hal yang terpenting adalah bermain secara kolektif,” ujarnya.
Bek Malut United, Igor Inocencio, turut menegaskan kesiapan tim. Ia memastikan seluruh pemain berada dalam konsentrasi tinggi demi meraih kemenangan perdana atas Persija.
Di kubu lawan, tim asuhan Mauricio Souza dikenal memiliki efektivitas tinggi di babak kedua, khususnya dalam 15 menit akhir pertandingan. Periode tersebut menjadi perhatian khusus, mengingat Malut United kerap kehilangan fokus pada fase krusial itu.
Pertandingan diprediksi berlangsung sengit sejak menit awal hingga peluit panjang berbunyi. Kick-off dijadwalkan pukul 21.00 WIT, dan Stadion Gelora Kie Raha dipastikan bergemuruh. Dukungan penuh suporter tuan rumah yang hadir sesuai regulasi I-League diyakini akan menjadi energi tambahan bagi Laskar Kie Raha dalam upaya menaklukkan sang raksasa ibu kota.



Tinggalkan Balasan