Panen udang vaname di Kelurahan Dowora, Kecamatan Tidore Timur, mulai menunjukkan hasil menggembirakan. Kelompok pembudidaya ikan dan udang setempat kini tak hanya fokus pada produksi, tetapi juga mulai memperluas pemasaran hasil panen guna menopang ekonomi masyarakat pesisir.

Momentum panen ke-3 yang berlangsung pada Senin (18/5/2026) menjadi perhatian serius Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan. Organisasi tersebut turun langsung membantu distribusi dan pemasaran udang vaname hasil budidaya sistem bioflok milik kelompok Pokdakan Usaha Bersama di Kelurahan Dowora.

Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, mengatakan keterlibatan PKK merupakan bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan sekaligus upaya memperkuat ekonomi masyarakat pembudidaya.

“Hari ini kelompok budidaya akan melakukan panen ke-3 udang vaname. PKK hadir mengambil peran untuk membantu distribusi pemasaran, karena kekhawatiran dari pokdakan ini pemasaran masih bersifat lokal, sehingga ketika ada panen besar, solusi pemasarannya harus dibantu,” ujar Rahmawati saat menghadiri panen.

Ia menjelaskan, kawasan budidaya tersebut memiliki sekitar 15 kolam bioflok dengan ukuran bervariasi, mulai dari diameter 15 meter, 20 meter hingga 30 meter. Namun untuk panen kali ini, baru dua kolam berdiameter 20 meter yang dipanen, sementara kolam berukuran besar masih menunggu kesiapan pasar.

Menurut Rahmawati, potensi budidaya udang vaname di Dowora sangat besar dan mampu menjadi salah satu sumber ekonomi baru bagi masyarakat Tidore Kepulauan apabila didukung sistem pemasaran yang lebih luas.

“PKK Kota Tidore Kepulauan tentunya sangat bangga dan kami berterima kasih. Kami sangat antusias bisa membantu distribusi pemasaran udang vaname ini. Kami mungkin belum bisa membantu dalam hal besar, namun melalui ide dan pikiran, kami berupaya mencari solusi,” katanya.

Pada panen kali ini, kelompok budidaya berhasil memanen sekitar 700 kilogram udang vaname dengan harga jual Rp100 ribu per kilogram. Rahmawati pun mengajak masyarakat Tidore Kepulauan hingga Maluku Utara untuk membeli hasil budidaya lokal tersebut.

“Hari ini kita memanen sekitar 700 kilogram udang vaname, mudah-mudahan dapat terjual secara keseluruhan. Harga per kilonya Rp100 ribu. Ayo masyarakat Kota Tidore Kepulauan dan Maluku Utara pada umumnya, kita punya tambak udang yang begitu besar di Kelurahan Dowora,” ajaknya.

Tak berhenti di situ, kelompok budidaya juga telah menyiapkan panen berikutnya menjelang Hari Raya Idul Adha. Diperkirakan hasil panen selanjutnya dapat mencapai 1,5 ton udang vaname untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat lebaran.

Masyarakat yang ingin membeli udang vaname untuk kebutuhan Idul Adha pun diimbau segera melakukan pemesanan agar stok dapat disiapkan lebih awal.

Redaksi
Editor
Redaksi
Reporter