Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kota Tidore Kepulauan masih terpantau stabil. Namun, kondisi tersebut belum mampu mendongkrak aktivitas perdagangan karena daya beli masyarakat dinilai terus melemah.
Pantauan di Pasar Rakyat Kota Tidore Kepulauan, Senin (27/7/2026), menunjukkan harga berbagai komoditas pangan masih berada pada kisaran normal. Bawang putih dijual Rp60 ribu per kilogram, bawang merah Rp55 ribu per kilogram, sementara cabai (rica) dan tomat masing-masing dipasarkan dengan harga Rp40 ribu per kilogram.
Meski harga relatif tidak mengalami kenaikan, suasana pasar tampak lengang. Aktivitas di dalam pasar lebih didominasi para pedagang yang menunggu pembeli, sementara jumlah masyarakat yang datang berbelanja terlihat jauh berkurang.
Salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mengaku penurunan jumlah pembeli telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, stabil harga kebutuhan pokok tidak berbanding lurus dengan meningkatnya transaksi di pasar.
“Harganya memang normal, tetapi pembeli setiap hari semakin berkurang. Kadang satu hari hampir tidak ada yang beli. Orang yang datang belanja bisa dihitung,” ujarnya.
Ia mengatakan kondisi saat ini sangat berbeda dibandingkan sekitar dua bulan lalu, ketika aktivitas jual beli masih cukup ramai. Kini, melemahnya daya beli masyarakat berdampak langsung terhadap pendapatan para pedagang.
“Dua bulan lalu masih ramai. Sekarang daya beli masyarakat menurun. Kami yang rugi karena barang tidak laku dan modal tidak kembali,”keluhnya.
Para pedagang berharap kondisi perekonomian masyarakat segera membaik sehingga aktivitas jual beli di pasar kembali bergairah. Pasalnya, meski harga kebutuhan pokok masih stabil, rendahnya jumlah pembeli membuat perputaran ekonomi di pasar rakyat semakin melambat.

Tinggalkan Balasan