Gurabati Open Tournament (GOT) XXVIII Tahun 2026 memasuki fase yang semakin kompetitif. Setelah melewati putaran awal, sebanyak 14 tim terbaik memastikan langkah ke Putaran II dan siap kembali bersaing untuk memperebutkan posisi terbaik dalam turnamen sepak bola bergengsi tersebut.
Putaran kedua GOT XXVIII dijadwalkan mulai berlangsung pada Senin, 22 Juni 2026. Laga pembuka akan menyajikan duel antara AS Rummania menghadapi Porto FC, yang diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama mengincar kemenangan awal untuk membuka peluang lolos ke fase berikutnya.
Pada pertandingan kedua, giliran FC Oba Utama berhadapan dengan Teluk Mou. Pertemuan kedua tim ini dipastikan menarik perhatian karena masing-masing memiliki ambisi besar untuk mengamankan poin perdana di fase kedua turnamen.
Berdasarkan hasil technical meeting, 14 tim yang lolos dibagi ke dalam empat pool. Pool H dihuni Persiga, Pusam Tomalou, Oba Utama, dan Teluk Mou. Pool I terdiri dari Perstug, FR FC, dan PS Poram. Pool J diisi AS Rummania, Porto FC, Rajawali Simau, dan Angkasa Popilo. Sedangkan Pool K dihuni Jiko Gogoru, Mareku Junior, dan Boombastic FC.
Selain persaingan di lapangan, panitia GOT XXVIII juga memperketat aturan kedisiplinan bagi seluruh peserta. Salah satu regulasi yang disepakati bersama official tim adalah pemberlakuan denda sebesar Rp500 ribu bagi tim yang terlambat lima menit dari jadwal kick-off.
Ketua Bidang Komisi Pertandingan GOT XXVIII, Abukasim A. Rajak, menjelaskan bahwa aturan tersebut diberlakukan untuk membangun budaya disiplin dan menghargai waktu pertandingan.
“Pada putaran kedua ini, kami telah menyepakati bersama official dari 14 tim mengenai ketertiban waktu kick-off. Jika ada tim yang terlambat hingga lima menit, maka akan dijatuhi sanksi denda Rp500 ribu,” ujarnya.
Komite Wasit Maluku Utara, Aries Papuling, menyebut penerapan aturan tersebut mengacu pada regulasi sepak bola yang berlaku. Namun, karena GOT merupakan turnamen antarkampung, bentuk sanksi disesuaikan melalui kesepakatan antara panitia dan seluruh tim peserta.
Ketua Panitia GOT XXVIII 2026, Muhammad Ervan Ibrahim, menegaskan pihaknya terus melakukan evaluasi setiap pertandingan untuk memastikan seluruh rangkaian turnamen berjalan sesuai harapan.
Menurutnya, aspek fair play, kedisiplinan, dan profesionalitas menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas GOT tahun ini.
Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Pemuda Pelajar Gurabati, Muhammad Noval Kasman, berharap seluruh pihak dapat menjaga nama baik GOT yang telah memasuki edisi ke-28.
Ia mengajak panitia, pemain, official, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga sportivitas serta menjadikan turnamen ini sebagai wadah pengembangan sepak bola di Maluku Utara.
Dengan dimulainya Putaran II, atmosfer GOT XXVIII dipastikan semakin panas. Setiap laga bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga menjadi ujian konsistensi, mental bertanding, dan kemampuan tim dalam menghadapi tekanan kompetisi.
Penulis : Rama Wadas






Tinggalkan Balasan