Setelah empat hari dinyatakan hilang di hutan, Andarias Gorangoitji (69), warga Desa Waijoi, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.
Lansia tersebut sebelumnya tersesat saat mencari kayu gaharu bersama tiga rekannya di kawasan hutan Desa Saolat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan bahwa pada hari keempat operasi pencarian, Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan briefing dan membagi area pencarian menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) yang menyisir kawasan hutan Desa Saolat dengan metode Expanded Search Area (ESAR).
“Di tengah berlangsungnya pencarian, sekitar pukul 09.55 WIT, Posko SAR menerima informasi dari masyarakat Desa Saolat bahwa korban telah kembali ke desa dalam keadaan selamat. Tim SAR Gabungan kemudian bergerak menuju lokasi untuk memastikan informasi tersebut,” katanya.
Iwan bilang sekitar pukul 10.00 WIT, tim tiba di Desa Saolat dan memastikan bahwa korban benar telah ditemukan dalam kondisi selamat dan sehat. Tim kesehatan selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap korban.
“Berdasarkan keterangan korban, selama tersesat di hutan sejak 23 Juli 2026, ia sempat bertemu dengan kelompok suku pedalaman. Karena merasa takut, korban memilih menghindar dan terus berjalan hingga akhirnya menemukan permukiman suku tersebut. Setelah mengetahui kondisi korban, warga suku pedalaman memberikan bantuan dan mengantarkannya ke jalur yang mengarah ke desa,” jelasnya.
Pada pagi hari, Selasa (28/7/2026), korban akhirnya berhasil tiba di Desa Saolat dengan selamat. Selama berada di dalam hutan, Andarias bertahan hidup dengan memakan gara, korpa, serta ujung daun woka sebagai sumber makanan.
“Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi ditutup. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam upaya pencarian,” ujar Iwan Ramdani.
Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Halmahera Timur, Brimob Polda Maluku Utara, Polsek Wasile Selatan, BPBD Halmahera Timur, Tim Kesehatan Wasile Selatan, masyarakat setempat, serta keluarga korban.

Tinggalkan Balasan